Berapa Lama Ilmu Pengasihan Bereaksi? Kenali Faktor Kecepatan Pelet

Berapa Lama Ilmu Pengasihan Bereaksi? Kenali Faktor Kecepatan Pelet – Ilmu pengasihan memang beragam jenis dan caranya. Biasanya hal tersebutlah yang mempengaruhi tingkat kecepatan pelet bereaksi pada target yang diinginkan. Lama ilmu pengasihan bereaksi bisa sejak mantra pelet selesai dibaca saat itu juga hingga bisa sampai beberapa bulan. Jadi jika anda merasa pelet yang anda lakukan belum berpengaruh apa-apa pada target maka bisa jadi pelet anda masih dalam proses. Nah, jika anda ingin mengetahui lebih dalam maka berapa lama ilmu pengasihan bereaksi dapat anda ketahui dari faktor-faktor berikut ini.

Pengulangan

Hal ini terkait dengan konsep ilmu yang pembangkitan energi melalui amalan (doa, wirid). Oleh karena itu, teknik repetisi atau pengulangan yang disertai dengan autosugesti dan afirmasi sangat menentukan. Dalam kajian ilmu hikmah, teknik repetisi adalah konsep “menabung” energi. Dengan demikian, lama-kelamaan, dengan melakukan hal itu, pikiran bawah sadar dapat menerima sebagai suatu keyakinan.

Fokus pada target

Kekuatan energi yang timbul dari pikiran bawah sadar ini akan semakin kuat jika melibatkan seluruh pancaindra. Dengan demikian, saat seseorang memvisualisasikan sosok yang dipeletnya itu, hal itu benar-benar seperti kenyataan. Hukum sebab akibat (law of attraction) juga berlaku saat melakukan proses ritual pelet. Oleh karena kita fokus pada target yang dipelet, terpancarlah vibrasi energi yang bersifat menarik dan mengarahkan.

Baca Juga   Tanda Kena Sihir dan Deteksi Pelet dengan Media Daun Sirih

Emosi yang intens

Kondisi emosi yang intens sebagai pendorong dan memperkuat vibrasi energi pikiran bawah sadar. Biasanya, kekuatan pelet akan semakin berlipat ganda jika sebelumnya seseorang dihina atau dilecehkan oleh target peletnya. Emosi intens yang timbul karena dendam dan sakit hati bisa menjadi pemicu yang memperkuat energi pelet.

Kondisi pasrah dan percaya

Kondisi ini biasa tejadi secara tidak sengaja ketika seseorang melakukan ritual tirakat pelet. Oleh karena terlalu fokus, misalnya pada saat tidak tidur dan harus mengamalkan doa dan menjalankan puasa, pelaku pelet berada dalam kondisi yang kekuatan pikiran bawah sadar semakin menjadi-jadi. Sabda pandita ratu. Apa pun yang diinginkan dan dibayangkan oleh pelaku pelet dapat menjadi kenyataan. Hal ini berasal dari energi yang timbul saat memiliki keinginan. Energi yang terbesar adalah energi pencerahan dan kondisi ini terjadi saat seseorang dalam kondisi pasrah (tawakal).

Demikian beberapa faktor yang mempengaruhi tingkat kecepatan suatu ilmu pengasihan bereaksi.

Bagikan informasi ke teman/kerabat melalui :